Tarsius Pada Pandangan Pertama

dsc00593-copy
Awalnya, istri saya melihat majalah lokal tentang pariwisata di Belitung Timur yang menuliskan tentang Tarsius. Saya berfikir, mana ada hewan nocturnal itu di sini? Bukannya cuma ada di Sulawesi? Dari artikel yang ditulis, binatang lucu ini ada di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Belitung Timur.

Tarsius (tarsius bancanus saltator) yang dalam bahasa lokal Belitung disebut Pelilean, merupakan primata kecil yang masih ada di Belitung. Populasiny, menurun dengan drastis karena perburuan liar dewasa ini, menurut informasi dari guide lokal yang kami jumpai di Kantor Disbudpar. Secara umum, ciri-cirinya sangat unik. Tubuhnya hanya serupa kepalan tangan orang dewasa atau kurang lebih 10-15cm saja. Dengan berat sekitar 80 gram. Berekor panjang, dan bermata besar. Konon, mata Tarsius lebih besar dari otaknya. Yang paling unik, kepala Tarsius bisa berputar 180 derajat, seperti burung hantu. Tarsius adalah binatang karnivora. Makanan kesukaanya adalah jangkrik dan beberapa hewan kecil lainnya.

Dalam kandang berukuran hampir dua kali dua meter itu, dua ekor Tarsius memperhatikan kami ketika kami datang. MAtanya yang besar, melihat lurus kearah saya ketika saya membidikkan lensa kamera ke arahnya. Seorang pegawai Disbudpar, mengambil seekor jangkrik dari tempatnya, kemudian menaruhnya diujung lidi dan diarahkan ke seekor Tarsius, yang disambut dengan suka cita. Ia meloncat dengan cepat dari satu dahan ke dahan lain, kemudian menempel pada pagar dan menyantap si jangkrik. Lalu melompat kembali dengan cepat.

Sebenarnya tidak hanya Tarsius yang ada di halaman tengah kantor Disbudpar Kab. Belitung Timur ini. Ada seekor buaya besar dan beberapa ekor penyu, di kolam.

dsc00632-copy

Dibagian lain, sebuah ruang pamer dibuka untuk pengunjung. Isinya, lebih kepada musium. Ada banyak informasi tentang adat istiadat Belitung Timur yang bisa diperoleh. Dari pelaminan pengantin, hantaran dan makanan pada saat pesta pernikahan. Ada ranjang pengantin dan juga kesenian lain seperti pocong. Beberapa benda peninggalan sejarah dipajang juga dalam ruangan itu. Dan, atraksi batu bertuah yang pantang untuk di lewatkan.

Dinas Kebudayaan dan Priwisata Kabupaten Belitung Timur memang punya cara sendiri untuk memanjakan para pelancong seperti kami. Jika anda kebetulan ke Manggar, mampirlah ke sini dan bermainlah bersama Tarsius lucu, dan belajar tentang budaya Belitung sekaligus. Jika lapar, ada kantin karyawan diposisi belakang. Harganya, bersahabat. [ibm/0217]

Advertisements
Tagged , , ,

2 thoughts on “Tarsius Pada Pandangan Pertama

  1. lukmnhkim says:

    Eh….baru tau geu kalo lo ke Belitung….jalan2 mulu dah….hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: