Ngopi di Kedai Pendaki

whatsapp-image-2016-10-13-at-10-25-36-5Satu tempat nongkrong ala anak Jakarta yang cukup terkenal di Jakarta Timur, namanya Kedai Pendaki. Sabtu (17/9) menjelang malam, seluruh meja yang tersedia penuh dengan anak-anak muda yang bercengkrama dengan suguhan kopi hitam ditemani pisang goreng keju dan kudapan lain. Area duduk yang di setting dengan lesehan pada ruang dalam, membuat suasana menjadi lebih santai terasa. Langit-langit yang super tinggi, mirip seperti bangunan pabrik. Di dinding, ada lukisan dengan kapur tulis bertemakan Indonesia. Peta Indonesia, serta alam pegunungan serta beberapa quote yang cukup mencolok.

Dari namanya, Kedai Pendaki bisa jadi menyasar kepada anak muda Jakarta yang senang mendaki gunung. Belakangan ini, animo terhadap olah raga minat khusus ini di seluruh Indonesia cenderung meningkat. Gunung-gunung Indonesia menjadi target untuk liburan dan menghabiskan waktu bagi banyak kaum muda.

Pengunjung malam ini, relatif setipe. Beberapa memang lebih senior. Dari obrolan mereka, perihal pendakian gunung-gunung, atau destinasi wisata menjadi topik yang cukup banyak dibicarakan. Di meja samping saya, sedang sibuk menyusun itenary ke Baduy. Sementara meja depan saya, membicarakan gunung Cikuray dan Merbabu. Wah, rupanya, mereka memang pendaki gunung sungguhan.

Di Kedai Pendaki, area makan dibuat dari palet-palet bekas yang dimodifikasi. Pada ruang dalam, palet-palet, digunakan sebagai area duduk. Mirip sepeti tatami di Jepang. Meja-meja, juga dibuat dari pelat-palet bekas. Ada lebih 15 meja di dalam. Malam itu, semuanya penuh. Sementara ruang luar, berisi meja dan kursi seperti umumnya tempat nongkrong.Sebuah Vespa, manis mengisi ruang dalam disamping pintu masuk.

Konsep Kedai Pendaki, cukup menarik. Satu hal yang membuat saya kesel sebenarnya lebih kepada pelayanannya saja. Untuk satu gelas kopi tubruk dan seporsi pisang goreng dengan topping keju, saya menunggu lebih dari 30 menit. Sementara ketika saya datang, hanya ada dua kursi yang terisi. Saran saya, jika mau mampir kesini, apalagi kalau suasananya penuh, jangan pesan makanan yang lama buatnya. Atau, bawa minum dari luar biar gak dehidrasi.[ibm/1016]

Advertisements
Tagged , , , ,

6 thoughts on “Ngopi di Kedai Pendaki

  1. Ibrahim says:

    iya nih, lgi kekinian ini Win

  2. lukmnhkim says:

    Saran gue Im, kalo lagi laper jangan kesini….bisa2 tepar nanti…hahaha. Bikin Im…hehehe…daerah jakpus situ….:)

  3. Sen says:

    Namanya bagus, langsung nyasar ke pecinta alam
    Mengingat animo nya lagi banyak dan prospek ke depan juga makin banyak..

    Sarannya oke juga tu bikin di Jakpus.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: