Mandi bersama Bidadari di Curug Bidadari

IMG_20150924_110046_HDR

Sentul, lebih dahulu terkenal dengan Sirkuit Balap nya. Namun, siapa sangka, kawasan sentul juga punya tempat-tempat yang menyenangkan untuk di kunjungi. Seperti, sebuah air terjun di kawasan Sentul Paradise Park, bernama Curug Bidadari.

Untuk sampai ke lokasi ini, dari Jakarta, kita bisa mengambil arah Bogor via tol Jagorawi, kemudian keluar di pintu tol Sentul Selatan. Lalu terus ke timur, melewati kawasan perumahan sentul. Dari sini, petujuk untuk sampai ke lokasi sudah cukup  jelas, kok.

Sampai di pertigaan menuju lokasi Sentul Paradise Park, jalanan aspal berubah menjadi jalanan kasar dan berbatu-batu. Kendaraan bergardan rendah, alias sedan sangat tidak disarankan. Karena, memang kontur jalanan yang jelek. Dipertigaan, akan banyak orang yang menyetop kendaraan yang masuk, namun abaikan saja. Mereka menjual karcis, namun itu tipu-tipu saja. Di Gerbang masuk, tiket tersebut tidak berlaku. Sayang  kan?

IMG_20150924_113144_HDR

Kata orang tua saya, ongkos masuk perorang dan kendaraan mobil kami, hari ini jauh lebih mahal. Kami, berlima, datang pada hari libur Lebaran Idul Adha 2015. Tiket yang harus kami bayar, Rp. 45.000,- per orang. Wah, ini sungguh diluar dugaan. Biasanya, tiket hanya dijual Rp. 25.000,- saja.

Jalanan, akan berubah menjadi menurun tajam dengan tikungan-tikungan yang tajam. Lubang-lubang, muncul dibeberapa bagian jalan yang kasar.

Setelah lima menit, kami sampai di pelataran parkir yang cukup luas. Beberapa mobil sudah lebih dulu terparkir dengan rapi disana. Beberapa pengunjung, bertanya kepada (oknum) petugas parkir yang ada. “ Curug nya itu mas? Kecil amat!” katanya kecewa, sambil menunjuk sebuah curug yang memang debit airnya kecil sekali. Musim kemarau, membuat air dicurug Pelangi, jauh berbeda dengan photo-photo yang dipajang di pintu masuk, maupun yang ditawarkan para tukang photo keliling.

IMG_20150924_113509_HDR

Dalam kawasan ini, selain air terjun, pengunjung juga bisa menikmati beberapa atraksi lain. Ada sepeda air, yang pada waktu kami berkunjung, tidak beroperasi karena tidak ada cukup air dalam kolamnya. Ada pula, terapi ikan, dengan tarif Rp. 20.000,-/ orang selama 30 menit. Lokasi yang satu ini, ramai dikelilingi pengunjung, yang ingin mencoba merendam kaki, sementara ada puluhan, mungkin ratusan ikan, mengerubungi kaki mereka. “ Geli-geli, kayak ada kesetrum nya gitu,” kata seorang lelaki berkacamata yang baru pertama kali mencobanya.

IMG_20150924_112738

terapi ikan

Ada pula seluncur air, yang bebas dipakai oleh pengunjung anak-anak. Seluncur berketinggian 5 meter itu, memang dikhususkan buat anak-anak yang ingin berenang. Lokasinya, terpisah dari lokasi kolam air terjun. Untuk urusan makan-makan, pengunjung tidak usah khawatir. Ada banyak warung makan, tersedia disini. Tinggal pilih saja, dari bakso, nasi padang, tahu gejrot, sampai makanan siap saji, ala warung tersedia. Kios oleh-oleh dan souvenir, tersebar dari sejak diparkiran hingga ke dalam. Kaos oblong, topi, kacamata, dan cinderamata lainnya, boleh menjadi pilihan untuk dibawa pulang.

IMG_20150924_112508

Pancuran bilas dan kamar-kamar ganti.

Kawasan Sentul Paradise Park, memang sudah dikelola dengan cukup baik. Berbagai macam permainan, seperti flying fox, balon donat, dan lain-lain, bisa menjadi pilihan pengunjung yang membawa anak-anak. Kawasan yang hijau, karena di kelilingi beberapa gunung, membuat lokasi ini ramai dikunjungi para wisatawan lokal.

Namun, tentu saja dengan harga yang ditawarkan pengelola, rasanya, masih kurang optimal  penyediaan fasilitas. Toilet berbayar, lokasi bilas yang masih berbayar, tentu saja cukup merepotkan. Belum lagi, harga fasilitas pendukung lain, seperti gazebo dan lokasi duduk. Namun, jika penasaran dan masih kepingin mandi bareng bidadari, silahkan datang dan rasakan sendiri. Selamat berlibur. [IBM-09/15]

IMG_20150924_114729_HDR

Suasana disekitar. Gunung Pantjar nampak menjulang dengan cantiknya

Tips ;

  • Jangan memakai kendaraan roda empat bergardan rendah, seperti sedan. Jalanan yang kasar, dan berlubang, akan cukup merepotkan.
  • Jangan membeli tiket dipertigaan ketika akan belok ke lokasi. Tiket ini, tidak berlaku dikawasan itu. Acuhkan saja, orang-orang yang menyetop kendaraan anda disana
  • Datanglah, tidak pada hari libur nasional. Pengalaman kami, pada liburan itu, harga tiket akan dipatok jauh lebih mahal
  • Datanglah, pada musim hujan. Debit air, akan sangat kecil pada musim kemarau seperti sekarang.
  • Sebelum duduk ditikar atau digazebo yang ditawarkan, tanyalah dulu berapa harganya. Dari pemantauan kami, harga satu tikar di pinggir air terjun Rp. 35.000 – Rp. 50.000,- /buah. Sementara gazebo, di patok Rp. 100.000,-/3 jam atau Rp. 50.000,-/ jam
  • Anda akan membayar tiket parkir ketika masuk di gerbang, jadi tidak perlu membayar parkir ke oknum-oknum yang ada diparkiran
  • Bawa uang receh, untuk toilet atau kamar bilas, bila anda memutuskan untuk mandi di air terjun.
Advertisements
Tagged , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: