Maskot Jakarta Dalam Karantina

DSC_7874

Tahun 1989, Elang Bondol (Haliastur Indus) dan Salak Condet ditetapkan sebagai maskot kota Jakarta. Keberadaan Elang Bondol, menjadi semakin terancam seiring dengan pertumbuhan pembangunan disekitar pantai. Mengingat habitatnya yang merupakan tepi laut berlumpur, seperti hutan mangrove, muara sungai, dan pesisir pantai. Meski, bisa juga ditemukan dilahan persawahan atau rawa.

Di Pulau Kotok area Taman Nasional Kepulauan Seribu, Sang Maskot Jakarta di konservasi. Dari penjelasan sang penjaga, yang merangkap sabagai guide pulau, ada sekitar 30 ekor yang sedang di karantina disini. Beberapa sudah dilepasliarkan, karena kondisinya memang sudah dianggap mampu menyesuaikan dengan lingkungannya.

DSC_7863 DSC_7864 DSC_7868

” Tapi, ada beberapa yang memang jadi penghuni tetap. Karena enggak akan mampu buat kembali kealam liar. Ada yang kakinya patah. Sayapnya luka. Bahkan ada yang ekornya dipotong,” imbuhnya.

DSC_7881

Kebanyakan, burung-burung disini, didapat dari hasil sitaan. Meski ada juga yang kerap datang berkunjung dan terbang lagi.

DSC_7883DSC_7860

Pulau KOtok sendiri, merupakan satu dari gugusan kepulauan di TN Kepulauan Seribu. Selain Elang Bondol, pulau ini juga menyajikan pemandangan laut biru jernih dan panorama yang cantik. [ibm0215]

Advertisements
Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: