Pantai-Pantai Gunung Kidul

a_PokT_rs

Pantai Pok Tunggal dengan pohon yang ikonik

Jogjakarta, tak hanya punya keraton yang terkenal sebagai warisan dunia. Kereta Kencana kerajaan yang mahsyur hingga ke pelosok benua. Adat istiadat yang dikenal sebagai warisan nusantara yang masih terjaga hingga saat ini. Atau Jalan Malioboro yang terkenal dengan kuliner dan kehidupan malamnya yang tidak pernah tidur. Pasar Beringharjo yang menawarkan aneka produk batik dengan segala citarasa berkelas international. Atau Kota Gede, dengan kerajinan perak dan aneka barang seni bercita rasa tinggi. Jogjakarta, tidak hanya menawarkan sejuta pesona keindahan candi-candi yang sudah membahana ke penjuru dunia. Prambanan dengan segala eksotisme dan kisah yang sangat menarik tentang percintaan yang mendalam dibalik pembuatannya yang ajaib. Atau Borobudur di Magelang yang hanya sepenggal jalan dari pusat kota Jogja.

a_PokT_2

pasir putih dan payung-payung penuh warna, yang disewakan di Pantai Pok Tunggal

Menjelajahlah, diantara pedesaan dengan batuan kars keras terus ke selatan. Tanah gersang dengan bebatuan yang menyembul diantara perkebunan penduduk. Langkanya air bersih karena kering yang berkepanjangan, dan debu yang mengepul digilas kendaraan yang melaju kencang di jalanan yang mulus beraspal. Melajulah terus, diantara rumah-rumah sederhana dari bambu yang berhalaman sangat luas. Tempat ternak-ternak dibiarkan bebas mengembara. Rumah-rumah diantara pesawahan yang belum juga tersiram hujan. Temuilah, bermacam makanan yang terbuat dari singkong, satu bahan pokok yang menjadi andalan masyarakat pedesaan disini.

a_krak_1

Panorama Pantai Krakal

Selamat datang di Wonosari, Gunung Kidul. Wilayah selatan dari darah istimewa Jogjakarta. Meski bernama Wono, yang artinya hutan, kawasan ini, tidak menyajikan hutan seperti di pegunungan dan kawasan tropis lainnya. Hutan jati yang merupakan komoditas daerah, justru merupakan entitas penghasilan lain yang diolah masyarakat lokal. Bisa jadi, jaman dahulu kala, daerah ini adalah hutan seperti dalam makna sebenarnya. Sekarang, kita hanya bisa menemui sedikit sekali jumlahnya.

Mari, lupakan himpitan ekonomi yang membelenggu. Melajulah hingga membentur dinding-dinding kars tinggi yang berbatasan dengan samudra luas. Yah, diantara kehidupan masyarakat di beberapa daerah yang masih sangat sederhana, Pantai-pantai perawan siap menghadirkan panorama indah yang memanjakan mata. Debur ombak keras yang membentur dinding-dinding batu setinggi hampir lima puluh meter, menghasilkan suara alam yang merdu. Bunga-bunga yang bermekaran dipuncak bukit, dengan latar belakang samudra yang luas membentang, garis-garis putih buih ombak yang memecah di bebatuan dan pasir pantai yang lembut. Ini merupakan surga, bagi para pecinta panorama dan photography. Tempat sempurna untuk berekspresi.

Tempat pertama yang kami singgahi, adalah pantai Pok Tunggal. Nama itu, mungkin berasal dari lanskap pantai dengan pasir putih dan sebuah ikon pohon yang cukup fenomenal. Jaraknya, hanya kurang satu kilo meter dari jalan raya. Melewati jalanan berbatu yang masih belum diaspal. Hati-hati dengan kendaraan bergardan rendah.

Kawasan ini, sudah tertata rapi dan cukup terawat baik. Pengunjung, hanya harus membayar parkir seharga lima ribu rupiah untuk mobil dan dua ribu rupiah untuk sepeda motor. Jika ingin bermalam, beberapa home stay dan penginapanĀ  siap menjamu dengan pemandangan laut lepas yang menawan. Tentu saja, bukan hotel berbintang. Penginapan ini, dikelola secara pribadi oleh penduduk lokal.

a

Bunga Mekar dan tebing-tebing yang cantik di pantai Krakal

Pantai Pok Tunggal, merupakan perpaduan dari lanskap pantai dengan pasir putih luas, dan karang-karang besar yang menyembul keluar pada saat laut surut. Jika ingin main berbasah-basah, perhatikan langkah. Beberapa satwa air, seprti bintang laut dan ikan-ikan kecil berseliweran diantara rumput-rumput laut di air laut yang dangkal. Berhati-hati pula dengan bulu-bulu babi yang banyak terdapat disela-sela karang. Sejauh pengamatan, pantai ini memang masih sangat asri. Lingkungannya, bersih dan tidak terlalu ramai. Mungkin karena bukan hari libur.

Pantai Pulangsawal, atau lebih dikenal dengan nama pantai Indrayanti, menawarkan lanskap pantai dengan pasir putih dengan ombak yang cukup bersahabat. Berbeda dari pantai Pok Tunggal yang berbatu-batu dan tidak bisa digunakan untuk berenang, di pantai ini, pengunjung boleh melampiaskan hasrat untuk “nyebur” ke air laut yang segar. Lanskap batu besar disebelah bukit kars yang bisa didaki dengan membayar seikhlasnya, juga menjadi daya tarik utama pantai ini. Pantai Indrayanti, cukup terkenal di masyarakat. Dengan beberapa restoran dan warung-warung makan sederhana, anda tentu tidak akan direpotkan untuk persolan kuliner. Menikmati ikan bakar segar, atau sate ikan bersaus madu, sambil menikmanti debur ombak dan hembusan angin laut yang sendu, pasti menambah nafsu makan, bukan?

Pantai Krakal, menyajikan lanskap pantai yang luar biasa indah. Rasanya, kita sedang tidak berada di bumi indonesia. Ini, lebih seperti New Zealand atau Australia.

Samudra biru yang membentang luas, bermuara pada dinding-dinding karang dengan ketinggian antara lima hingga belasan meter. Mendakilah sedikit ke beberapa bukit yang ada di pinggir pantai. Nikmati indahnya panorama laut dengan ombak putih yang pecah dikarang-karang terjal dari ketinggian.

Krakal, memang bukan andalan pantai-pantai di sepanjang garis samudra di Gunung Kidul. Namun, dari beberapa pantai yang kami datangi, ia merupakan pantai terba Dik menurut saya. Fasilitas yang sediakan disini pun, cukup lengkap. Rumah makan dan saung-saung gratis ditata dipinggir pantai cukup jauh dari garis pantai. Beberapa pengusaha resort, nampaknya cukup jeli untuk membangun fasilitas penginapan di bukit-bukit dengan pemandangan laut biru dan jarak yang tidak terlalu jauh dari pantai.

Selain tiga lokasi yang sudah disebutkan, satu ikon lagi yang wajib di kunjungi. Pantai Baron. Lokasi ini, memang menjadi favorit banyak orang. Pantainya, relatif kecil dan tersembunyi. Dengan pasir putih yang luas hingga beberapa meter menjorok ke laut lepas. Jika sedang surut, tentu saja. Dinding-dinding karang yang tinggi, membelah memagar di kanan kiri. Menghalau angin yang menghasilkan angin pembuat ombak. Itu sebabnya, pantai ini cukup bersahabat untuk bermain-main menyegarkan badan di laut. Sebuah sungai bawah tanah berair tawar, bermuara di Baron. Ini menjadi atraksi lain bagi pengunjung.

2a_cind_1

Udang Goreng – Pantai Baron

a_cind_1

Kerajinan Dari kerang Mati – Pantai Baron

Pantai Baron, memang sudah lebih dulu melambung namanya. Keindahan pantainya, cukup menjadi daya tarik wisata yang terkenal. Tak heran, pemerintah daerah sudah mengantisipasi kawasan ini, dengan menyediakan lokasi parkir yang luas. Pedagang-pedagang sovenir dan makanan, pun sudah di tata secara baik. Ada toilet umum super bersih disini. Ketika masuk, pengunjung harus melepas alas kakinya, dan diganti dengan sandal yang sudah disediakan. Cukup menarik.
Jika ingin merasakan makan ikan goreng segar yang diambil langsung dari laut, menepikah ke bagian depan Pantai Baron. Aneka masakan ikan goreng di jajakan oleh ibu-ibu lokal. Dan jangan lupa mencicipi udang goreng tepung yang rasanya renyah dan enak.
Eksotisme pantai-pantai di kawasan selatan Jogjakarta, tentu saja bisa menjadi daya tarik pariwisata yang memikat. Pemerintah, mulai menata kawasan ini dengan baik. Jalan-jalan utama diaspal dengan apik pula. Petunjuk arah yang memudahkan pengunjung sudah dipasang dengan cukup jelas. Penginapan dan toko-toko cindramata lokal, berhasil tentu saja secara ekonomi mendongkrak pendapatan masyarakat sekitar. Sarana-sarana penunjang lainnya, satu-persatu mulai dibenahi. Dipantai Baron, sarana parkir tersedia dengan luas. Demikian sarana MCK yang menjadi kebutuhan setiap orang.

Jadi, menjelajahlah hingga ke ujung selatan Jogjakarta. Dan jadilah bagian dari para penikmat keindahan pantai-pantai perawan yang elok. Selamat Berpetualang .. (ibm/120914)

Advertisements
Tagged , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: