How Traveling Effect Me In Daily Life .. (3)

Sebuah perjalanan tentu saja tidak harus selalu ke tempat-tempat jauh dengan ongkos yang mahal. Ada kalanya, tempat yang menyenangkan dan layak untuk dieksplorasi adalah tempat-tempat yang dekat saja dengan rumah kita. Lokasi itu, sering kali luput dari pengamatan karena terlalu seringnya, menghayal dan berkelebatan tempat-tempat jauh yang ekostis dalam gambar hasil photo-photo dan editing para photographer.

1376301218361

Jembatan Bambu – Setu, Bekasi

Disekitar tempat tinggal saya didaerah Bekasi, seringkali saya melupakan untuk  menengok keindahan yang tersebar dibeberapa penjuru. Kota ini, tentu saja sarat dengan sejarah perjuangan pada jaman penjajahan kolonial Belanda. Ada kota Kranji yang terkenal dengan pembumihangusan perkampungannya pada masa agresi militer belanda ke-2. Ada tangsi-tangsi peninggalan jaman penjajahan di Cikarang, dan masih banyak lagi. Bekasi menjadi gegap gempita setelah bombardir perindustrian dan pabrik-parbik skala besar dari investor-investor asing, “banjir” melanda kawasan yang dulu merupakan sentra-sentra penghasil beras. Bangunan-bangunan pabrik berdiri kokoh, menimbun benih-benih padi yang tak lama lagi siap dipanen. Pagar-pagar beton membenteng kawasan industri dengan pemukiman penduduk tani yang sawahnya, terjual secara tidak disadari. Menciptakan metafor antara kemakmuran dan keterbatasan kontras nyata.

1376300178335 1376300058332

Kecamatan Tambun, Cikarang, Cibitung, hingga ke Cibarusah, kini merupakan sentra-sentra industri modern yang mempekerjakan ribuan hingga jutaan orang. Penduduk lokal minggir ke tepi-tepi kampung karena kalah bersaing dengan kaum pendatang yang berbekal lebih dari segi pendidikan dan keahlian. Pabrik-pabrik itu, toh lebih memilih mempekerjakan masyarakat pendatang ketimbang penduduk lokal. Jika ada, prosentasenya pun hanya sedikit sekali.

Mari lupakan gejolak industri untuk sekali lagi, berkeliling mencari lokasi-lokasi menarik untuk diceritakan. Biarlah kegagahan teknologi menjadi bagian lain dari cerita keseharian yang kelak, tentu saja akan juga diceritakan kepada keturunan berikutnya. Namun, tentu saja bukan tidak ada sisi menarik dari segala dampak industri masiv yang melanda Bekasi.

1376299938329

Sebuah kawasan pesawahan di Cibarusah, dibatasi oleh dinding-dinding kawasan industri yang membentang panjang dan tebal, justru menyisakan sebuah danau buatan yang cukup menarik. Banyaknya pekerja pendatang, mau tidak mau membuat kebutuhan perumahan dan tempat tinggal semakin tinggi. Perumahan-perumahan dengan segala sarana penunjang dengan harga yang bervariasi didirikan di kantung-kantung industri. Rumah kontrakan dengan uang sewa bulanan menjamur dimana-mana. Pasar-pasar menggeliat. Menjadi penunjang kehidupan kaum urban yang bermukim tidak jauh dari sentra-sentra industri. Menciptakan sebuah sinergi ekonomi yang saling mendukung, antara kebutuhan dan persediaan pangan, pakaian dan perumahan. Tiga kebutuhan primitif manusia sejak dari jaman prasejarah.

Danau itu, tercipta karena sawah yang digali untuk kepentingan tambang pasir dan batu bata. Meluas hingga beberapa ratus meter, dan dengan kedalaman lebih dari dua puluh meter. Hujan yang turun,mengisi cerukan itu dan terciptalah semuah danau yang elok. Ikan-ikan berdatangan entah dari mana. Mungkin karena dulunya, kawasan itu merupakan area pesawahan. Akhirnya, kawasan itu menjadi daerah pemancingan yang cukup populer dimasyarakat.

1376262377390 1376262217386

Tidak jauh juga dari Bekasi, hanya dengan 2 jam berkendara dengan sepeda motor, ada sebuah penangkaran rusa. Kawasan sejuk yang berisi ratusan rusa yang diliarkan. Awalnya, hanya ada beberapa rusa liar saja disana. Kemudian, setelah dikelola, ada juga rusa-rusa yang didatangkan dari tempat lain. Kawasan taman wisata alam itu, membentang hijau diantara pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi. Sebuah jembatan gantung diatas sungai berbatu, menjadi gerbang masuk yang menawan.

1376261977380 1376261777375 1376261737374

Coba tengok sekeliling. Tempat-tempat menarik tidak  hanya ada jauh dinegeri orang atau di ujung-ujung Indonesia. Kita hanya harus membuka mata dan telinga lebih sering, dan merasakan energi positif dari setiap tempat yang kita datangi. [ibm/020914]

Advertisements
Tagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: