Jakarta Perlu Ruang Terbuka Hijau

Jogging

Jogging – Lokasi. Taman Langsat Jaksel

Keberadaan Ruang Terbuka Hijau di Jakarta, nampaknya sudah semakin urgent. Kondisi masyarakat yang cenderung mudah stress, memerlukan alternatif lain untuk bisa keluar dan menghirup udara segar.

Dijakarta sendiri, keberadaan RTH memang belum berasa cukup. Berita yang dilansir kompas.com mengutip perkataan Kepala Bidang Taman Kota Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Suzi Marsitawati mengatakan, dari target 30 persen, DKI Jakarta baru memiliki 10 persen RTH. 

Hambatan yang dirasa cukup menganjal, tambahnya, selain sengketa lahan, juga harga tanah diatas nilai jual objek pajak. Sementara pemerintah jakarta sendiri, menganggarkan Rp. 1,724 triliun untuk pembelian tanah.

Taman Langsat

Gazebo

Luas RTH di Jakarta saat ini sekitar 75 kilometer persegi atau hanya 9,8 persen dari total luas daratan Ibu Kota, 661,52 kilometer persegi. Angka ini masih jauh dari batas minimal 30 persen seperti yang ditetapkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007

Pembangunan gedung-gedung dan mall di jakarta, juga mengambil peran dari berkurangnya ketersediaan lahan RTH. Seperti dua sisi pisau yang harus dijalani. Mall, menarik dari segi pemasukan kepada pemerintah kota Jakarta. Sementara berkurangnya RTH, juga memberi tampak buruk terhadap lingkungan kota. Banjir, salah satunya.

Taman Langsat

Papan Informasi

Kondisi Ruang Terbuka Hijau

Pertambahan jumlah penduduk tersebut mengakibatkan terjadinya densifikasi penduduk dan permukiman yang cepat dan tidak terkendali di bagian kota. Hal tersebut menyebabkan kebutuhan ruang meningkat untuk mengakomodasi kepentingannya. Semakin meningkatnya permintaan akan ruang khususnya untuk permukiman dan lahan terbangun berdampak kepada semakin merosotnya kualitas lingkungan. Rencana Tata Ruang yang telah dibuat tidak mampu mencegah alih fungsi lahan di perkotaan sehingga keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) semakin terancam dan kota semakin tidak nyaman untuk beraktivitas.

Taman Langsat

Taman Langsat

James Siahaan (2010) menyatakan bahwa kecenderungan terjadinya penurunan kuantitas ruang publik, terutama RTH pada 30 tahun terakhir sangat signifikan. Di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung, luasan RTH telah berkurang dari 35% pada awal tahun 1970-an menjadi 10% pada saat ini. Ruang terbuka hijau yang ada sebagian besar telah dikonversi menjadi infrastruktur perkotaan dan kawasan permukiman baru. Kebun Raya Bogor, salah satu RTH di Kota Bogor Permasalahan utama keberadaan RTH adalah semakin berkurangnya RTH karena  keterbatasan lahan dan ketidakkonsisten dalam menerapkan tata ruang. Berkurangnya RTH  disebabkan oleh konversi lahan yaitu beralih fungsinya RTH untuk peruntukan ruang yang lain.

RTH menurut UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang adalah area  memanjang atau jalur dan atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka sebagai tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah ataupun sengaja ditanam. Keberadaan Ruang Terbuka Hijau merupakan salah satu unsur penting dalam membentuk lingkungan kota yang nyaman dan sehat.

Taman Langsat

Banyak fungsi yang dapat diberikan RTH baik ekologis, sosial budaya maupun estetika yang memberikan kenyamanan dan memperindah lingkungan kota baik dari skala mikro maupun makro. Manfaat yang diperoleh dari keberadaan RTH baik manfaat langsung maupun manfaat tidak langsung dalam jangka panjang dan bersifat intangible.

RTH selain sebagai kawasan lindung juga berfungsi sosial sebagai open public space untuk tempat berinteraksi sosial dalam masyarakat seperti tempat rekreasi, sarana olahraga dan atau area bermain. RTH ini harus memiliki aksesibilitas yang baik untuk semua orang, termasuk aksesibilitas bagi penyandang cacat.  (RUANG TERBUKA HIJAU YANG SEMAKIN TERPINGGIRKAN | Roswidyatmoko Dwihatmojo *)  Staf Pusat Tata dan Ruang Atlas  Badan Informasi Geospasial (BIG) )

Sebagai kota yang terus berbenah, sudah sepatutnya, Jakarta mempunyai RTH yang cukup untuk warganya. Ruang publik yang bisa dinikmati semua kalangan dengan nyaman dan aman. (ibm27614)

Jalan Pagi, Mesra

Jalan Pagi, Mesra

Advertisements
Tagged , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: